02 April 2009

Manajemen Proyek

Definisi Manajemen Proyek menurut Cleand dan King: proyek merupakan gabungan dari berbagai sumber daya yang dihimpun dalam organisasi yang bersifat sementara untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan
Syarat Proyek:
a. Pemberian dari yang berwenang untuk membuat batasan proyek
b. Mengajukan usulan untuk menggunakan waktu dan faktor produksi
c. Mendapatkan persetujuan dari yang berwenang (orang/perusahaan yang menawarkan proyek)
d. Kesediaan untuk bekerja sama
e. Adanya keterbatasan dari orang yang berwenang dalam pelaksanaan proyek
f. Pemberian informasi terhadap pihak lain dan pihak yang terlibat secara langsung dalam proyek
g. Pimpinan proyek diserahi dengan tugas yang terbatas dan wewenang yang sah
h. Adanya pandangan antar departemen dan kemungkinan untuk menggunakan karyawan baru
i. Adanya alat pengawasan dan ruangan
j. Adanya rekan kerja proyek yang memberikan saham (sumbangan) pada perumusan dan perencanaan proyek
Ciri – ciri proyek:
a. Sasaran jelas
b. Sasaran diarahkan pada suatu perubahan atau pembaharuan
c. Sasaran terjadi hanya satu kali
d. Adanya batasan awal dan akhir pelaksanaan proyek
e. Bersifat antar disiplin
f. Penentuan tanggung jawab yang dibatasi untuk merealisasikan proyek
g. Adanya batasan tenaga kerja yang tersedia
h. Adanya anggaran dan batasan terhadap biaya
i. Pertanggungjawaban yang dibatasi untuk merealisasikan proyek

Proyek ada lima macam, yaitu:
a. Proyek kapital (modal)
Proyek ini biasanya berupa pengeluaran biaya untuk pembebasan tanah, pembelian materiil, pembelian peralatan, pemasangan fasilitas, desain mesin dan konstruksi guna pembangunan instalasi pabrik/gedung baru
b. Proyek pengembangan produksi baru
Kegiatan untuk menciptakan prosuk baru yang biasanya merupakan gabungan antara proyek kapital dan proyek riset dan pengembangan
c. Proyek penelitian dan pengembangan
Proyek ini berupa kegiatan penelitian dengan sasaran yang ditentukan, penemuan produk baru dan temuan alat baru. Proyek ini juga bisa berupa proyek yang bertujuan memperbaiki dan meningkatkan mutu produk, pelayanan, metode produksi. Proyek ini dapat muncul dilembaga komersial maupun pemerintah.
d. Proyek sistem informasi
Kegiatan yang sifatnya spesifik dengan menggunakan alat – alat pemrosesan data (data processing personal)
e. Proyek yang berkaitan dengan manajemen perusahaan
Proyek ini sering muncul dalam perusahaan maupun instansi pemerintah. Proyek ini bisa berupa perancangan struktur organisasi, merancang reorganisasi perusahaan, merancang program efisiensi dan penghematan, merancang deversifikasi, merger dan pemgambil alihan, pembuatan sistem informasi manajemen, peningkatan produktifitas perusahaan. Proyek ini biasanya dikerjakan oleh para konsultan.

Perbedaan proyek dan kegiatan:
Proyek bersifat dinamis menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan, dilaksanakan dalam waktu terbatas, dengan intensitas kegiatan yang tidak sama (berbeda – beda), dana dan waktu yang dialokasikan telah ditetapkan, kualifikasi personil yang terlibat bervariasi dan koordinasi dilakukan secara vertikal dan horisontal.
Kegiatan bersifat rutin operasional dilaksanakan secara rutin, terus – menerus dan relatif statis, intensitas kegiatan relatif tetap, penggunaan waktu dan biaya tidak terlalu ketat, kebutuhan kualifikasi tenaga manusia relatif homogen dan koordinasi biasanya hanya dilakukan secara vertikal.
Hubungan proyek dan kegiatan:
Kegiatan merupakan komponen sistem yang tersusun membentuk sebuah proyek dan merupakan turunan dari sebuah proyek sedangkan proyek adalah hasil integrasi dari beberapa kegiatan.

0 komentar:

Posting Komentar